Hukum Timbal Balik




6. The Law of Reciprocity (Hukum Timbal Balik):

Hukum Timbal Balik ini adalah partner Hukum Berbalas (Law of Reciprocation) sebelumnya, dan ia menggariskan bahwa untuk bisa memberi harus ada yang menerima, untuk bisa menerima harus ada yang memberi.

Menurut hukum ini, tidak ada yang lebih baik antara tangan di atas dengan tangan di bawah. Kedua posisi tangan ini adalah partner, rekanan atau mitra yang saling melengkapi.

Tangan di atas sama baiknya dengan tangan di bawah selama keduanya dilakukan dengan porsi yang seimbang dan harmonis. (baca pembahasan lengkap tentang hubungan memberi dan menerima ini di sini.)

Terus memberi tanpa bersedia menerima juga menimbulkan kondisi tidak sehat, di mana si pemberi konstan tersebut bisa terjebak untuk merasa cukup dan tidak memerlukan bantuan siapapun, padahal hal ini tidaklah benar. Tidak ada seorangpun yang totally independent atau benar-benar mandiri di dunia ini sehingga tidak memerlukan bantuan orang lain.

Kondisi tangan di atas terus menerus juga bisa tidak sehat di mana bisa jadi hal tersebut melampaui kemampuan si pemberi.

Bahaya ketiga tangan di atas terus menerus adalah timbulnya rasa "sombong" yang halus tapi dengan pelan menggerogoti "rasa butuh" kita kepada yang lain, bahkan kepada Sang Pencipta.

Sementara kondisi tangan di bawah terus menerus juga sama tidak sehatnya karena ini bisa membebani orang lain, melemahkan rasa kepercayaan diri, mematikan potensi diri untuk menjadi besar, serta mengaburkan iman kita kepada penjagaan Tuhan bila kita terus menyandarkan diri pada bantuan orang lain.

Yang jelas, menurut Hukum Reciprocity (atau Hukum Timbal Balik) ini, hanya kondisi balas membalas dan timbal balik-lah yang sehat dan harmonis di alam ini. Ya, memberi, ya menerima. Mau menerima, tapi juga mau memberi. Terus bergantian.

Agar tindakan memberi menjadi lengkap harus ada yang menerima. agar ada tangan yang di atas harus ada tangan yang di bawah. Kedua pihak sama pentingnya, dan semua manusia harus mau berganti peran menjadi kedua pihak untuk melengkapi siklus sukses memberi dan menerima ini. (Nah, pola lingkaran lagi, kan?)

Hukum ini harus dipahami benar oleh siapapun, karena masih banyak sekali yang beranggapan bahwa tangan di atas itu lebih baik sehingga akibatnya banyak sekali mereka yang sebenarnya membutuhkan tidak berani meminta bantuan, atau sebaliknya terjebak "kesombongan" tidak mau menerima bantuan yang diulurkan.

Saya pernah memberikan zakat harta saya ke seorang tetangga yang kebetulan adalah seorang tukang becak dengan 3 anak di bawah 10 tahun yang putus sekolah. Ternyata dia menolak mentah-mentah, mengembalikannya dengan kata-kata yang cukup menyakitkan saya sebagai pihak pemberi.

"Saya masih mampu menghidupi anak-anak saya. Saya tidak butuh belas kasihan Ibu. Terima kasih, tapi berikan saja sedekah Ibu tersebut kepada yang lebih berhak", begitu katanya sedikit ketus.

Saya coba jelaskan bahwa ini bukan sedekah tapi hadiah, atau beasiswa untuk anak-anaknya atau apalah, tapi bukan sebuah belas kasihan dsb... tetap saja hasilnya ditolak dan akhirnya saya harus pulang dengan sedih karena "lingkaran" saya belum lengkap.



Demikian penjabaran singkat tentang hukum timbal balik sebagai bagian dari Hukum Universal Sukses yang merupakan alat paling ampuh Anda untuk menikmati hidup sukses dan bermakna. Hidup yang sesuai dengan impian dan tujuan hidup Anda.

Hidup yang menghargai potensi dan amanat yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kita.

Semoga dengan memahami Hukum-hukum Universal Sukses tersebut, Anda bisa menikmati kesuksesan total Anda.


Salam Sukses Selalu,
astuti's signature

send this page to a friend


New! Komentar

   orang telah memberi komentar. Sekarang giliran Anda.

Return to top




Return to top


©SuksesTotal.com: 2009. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.


Copyright Notice:

Hak cipta semua materi/tulisan dalam website ini adalah
milik: Sri Astuti , Copyright © 2009-2019,
(atau penulis lain yang tertera dalam byline, bila ada),
dan karenanya tidak boleh dikutip, disadur, diperbanyak,
dimuat di tempat lain, atau sejenisnya, dengan segala cara
tanpa ijin dari penulis.
All rights reserved.

Hot Articles

Hot News

  • Unique Visitors dari Agustus 09:

Misi Sukses

  • Bila Anda menemukan manfaat di website ini, pertimbangkan untuk memberi donasi. Tidak ada jumlah yang terlalu kecil untuk sebuah pemberian.

    Untuk transfer bank dalam negeri, klik di sini.

    Atau gunakan tombol PAYPAL yang praktis, cepat & aman ini.

    Terima kasih atas semua dukungan Anda.


Bergabung

  • Dapatkan, GRATIS, 7 BAB PERTAMA buku Manual Lengkap Sukses Total, FREE !!!:
    Email

    Name

    Then


    Your e-mail address is totally secure.
    I use it only to send you "SUCCESS Ezine".