Kalau bisa dibayar banyak, kenapa harus minta dibayar sedikit?

by AFC, 16/04/10 - 17:12 EDT
(Bandung)

Saya sangat setuju dengan apa yang ditulis di situs SuksesTotal ini bahwa apa yang telah kita berikan pasti akan berbalas imbalan. Jika kita berbuat baik dengan memberi kepada sesama, maka kita pasti juga akan memperoleh imbalannya.

Jika kita meminta imbalannya secara langsung kepada orang yang telah kita "beri" (dengan kata lain sebenarnya itu hanyalah jual beli), maka imbalannya ya hanya sebatas bandrol harga itu saja.

Tetapi jika kita menolong atau memberi secara ikhlas dengan tanpa mengharapkan apapun, maka sebenarnya kita telah memasang "harga" yang teramat sangat mahal atas apa yang telah kita berikan tersebut, harga yang tidak dapat terukur nilainya hanya oleh sekedar beberapa lembar kertas (uang), yaitu budi baik.

Budi baik akan melahirkan rasa terima kasih, persahabatan, persaudaraan dan kesetiaan fanatik, dan itu semua tidak dapat dinilai hanya dengan sekedar uang. Kalaupun tetap mau diukur dengan uang, maka boleh bercaya boleh tidak, bahwa aspek utama yang paling menentukan dalam kesuksesan bisnis adalah networking atau banyaknya relasi (persahabatan dan loyalitas), dan ini secara tidak langsung akan "membayar" apa yang telah kita beri bahkan jauh lebih besar daripada sekedar "bandrol harga" (mungkin di sinilah mekanisme apa yang dimaksudkan oleh SuksesTotal sebagai imbalan yang berkali lipat).

Dapatkah hutang budi dibayar dengan uang? Dapatkah kita membeli persahabatan dan kesetiaan?

Sebagaimana halnya para nabi dan juga para pemimpin kharismatik yang lain, mereka tidak pernah mengkomersialkan pemikiran, kepercayaan atau idealismenya (apalagi dengan harga yang tidak masuk di akal).

Saya tahu bawa para nabi dan pemimpin kharismatik itu juga perlu makan dan mungkin juga berdagang untuk dapat makan, tapi setahu saya mereka tidak pernah memperdagangkan idealisme ataupun pemikirannya. Tidak heran bahwa mereka semua memiliki pengikut fanatik yang bersedia membelanya sampai mati.

Pernahkah kita merasa enggan direpotkan untuk menolong atau membela seseorang di saat orang tersebut sangat membutuhkan pertolongan kita, hanya karena kita merasa telah membayar untuk jasanya sebelumnya? Pernahkah kita berucap dalam hati, "Ah, biarkan saja, toh dia dulu juga sudah saya bayar, jadi saya sudah tidak berhutang apapun lagi kepadanya"?

Jadi, ya sekali lagi saya sangat setuju dengan semua yang diajarkan oleh SuksesTotal untuk memberi. Memberi artinya adalah tanpa syarat, tanpa ada bandrol harga rupiah apapun, karena dengan demikian sebenarnya justru kita telah membandrolnya dengan harga yang jauh lebih besar daripada sekedar rupiah.

Hidup SuksesTotal.com

Click here to post comments

Return to Mukjizat Zakat Gratis.

Return to top


Hot Articles

Misi Sukses

  • Bila Anda menemukan manfaat di website ini, pertimbangkan untuk memberi donasi. Tidak ada jumlah yang terlalu kecil untuk sebuah pemberian.

    Untuk transfer bank dalam negeri, klik di sini.

    Atau gunakan tombol PAYPAL yang praktis, cepat & aman ini.

    Terima kasih atas semua dukungan Anda.