Menjalani Hidup Sukses




Siklus Sukses

Life is what happens when you are busy making other plans.
Before you know it, it may be over any time soon.
So you want to enjoy your life every minute of it, NOW, not later.

~   S uksesTotal.com ~  



Kesuksesan sejati adalah kesuksesan yang kita bisa nikmati sekarang ini juga, bukan yang masih akan datang nanti.

Karenanya, untuk bisa menerima kesuksesan yang Anda impikan tersebut, Anda justru harus memulainya dengan menjalani hidup yang sukses tersebut sekarang juga.

Ya, sekarang juga. Tidak peduli bagaimana kondisi kehidupan Anda sekarang ini, menjalani kehidupan yang sukses tidak harus nanti, bisa saat ini juga.

Karena kesuksesan Anda tidak ditentukan oleh kondisi luar Anda. Kesuksesan ditentukan oleh apa yan Anda rasakan saat ini juga. Kondisi batin Anda.

Jadi, untuk merasakan sukses, Anda bisa mulai dengan berpikir seperti layaknya cara berpikir orang-orang sukses, sekarang juga. Silahkan berpikir bahwa Anda sudah sukses.

Lalu silahkan bersyukur seolah Anda benar-benar adalah orang yang sukses sekarang juga.

Lalu juga, Anda terus memberi kepada sesama sebagaimana layaknya orang-orang sukses lainnya di dunia ini, sekarang juga.

Inilah esensi dari menjalani hidup sukses, sekarang juga. Lebih jelasnya, saya akan uraikan di bawah ini.

Menjalani Hidup yang Sukses

Menjalani hidup sukses itu mudah sekali.

Anda sudah memberi, kan? Dan pastinya juga sudah meminta, kan?

Sekarang tinggal Anda jalani hidup Anda seperti biasa, ya, seperti lazimnya hari-hari Anda lainnya.

Cuma bedanya, Anda sekarang tidak berjalan tanpa arah lagi. Anda tidak sekedar melangkahkan kaki tanpa tahu pasti tujuan Anda.

Anda sudah menuliskan permintaan Anda kepada Tuhan. Katakan, Anda sudah menulis hal-hal berikut:

  1. Aku menyukai pekerjaanku saat ini.

    (Anda menulis permintaan ini mungkin karena Anda tidak punya alternatif pekerjaan lain, tapi merasa tidak bahagia dalam pekerjaan Anda yang sekarang ini).

  2. Hubunganku dengan rekan sekerja harmonis.

  3. Hubunganku dengan atasanku harmonis dan dilandasi saling menghargai.

  4. Semua tugasku terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

  5. Semua tugasku terselesaikan dengan mudah.

  6. Aku mendapat bantuan dan dukungan dari lingkungan kerjaku dalam menyelesaikan tugasku.

  7. Aku juga memberikan bantuan dan dukungan kepada rekan lain yang memerlukan.

  8. Hari-hariku di kantor terasa menyenangkan.

  9. Aku menikmati pekerjaanku.



Tell a Friend

Nah, Anda sudah meminta hal-hal ini, bahkan SEBELUM Anda melangkah menuju tempat kerja Anda hari ini, maka seharian itu, aktivitas yang Anda lakukan di pekerjaan jelas berbeda secara esensi dari yang biasa Anda lakukan di hari lain.

Sekarang, setiap tindakan Anda di tempat kerja mau tidak mau harus masuk dalam parameter (batasan) permohonan Anda kepada Tuhan yang sudah Anda tulis sendiri tersebut.

Anda tentu tidak akan memulai suatu pertengkaran sesudah Anda menulis sendiri bahwa Anda memiliki hubungan yang harmonis dengan rekan.

Anda juga akan secara tidak sadar mulai memperhatikan hal-hal yang menyenangkan di tempat kerja Anda yang selama ini luput dari perhatian Anda karena Anda tidak pernah memikirkannya apalagi memintanya.

Dan karena Anda telah memintanya juga (no. 3 dan 6), Anda juga akan "mendadak" seperti "disayang oleh atasan", tanpa sebab atau alasan khusus. (Ini karena Anda telah meminta sendiri secara langsung kepada Yang Maha Menggerakkan Hati, bukan?)

(Percaya sama saya, teknik ini saya lakukan sendiri, dan permintaan agar hubungan saya dengan rekan dan atasan harmonis ini juga saya ajukan sendiri kepada Tuhan. Dan hasilnya luar biasa... Tempat kerja serasa "surga" saja rasanya.),

Kadang ada pemberian Tuhan yang bisa kita jelaskan secara nalar, seperti misalnya hal-hal menyenangkan di kantor/tempat kerja yang sebelumnya tidak kita perhatikan karena kita sibuk dengan pikiran tidak bahagia kita sendiri. Namun, setelah kita tuliskan, mendadak hal tersebut tertangkap oleh perhatian kita karena telah secara spesifik dan konkrit kita tuliskan sebagai sebuah permintaan.

Tapi kadang atau malah seringkali, ada yang diberikan Tuhan tanpa alasan sama sekali. Misalnya, saya merasa tidak melakukan hal apapun yan khusus sama sekali untuk mendapatkan dukungan sepenuhnya dari atasan saya. Saya hanya meminta hal ini langsung kepada Tuhan, dan lalu menjalani pekerjaan saya seperti biasa. Ternyata, benar permintaan saya tersebut dikabulkan-Nya, walau bila dinalar tanpa ada sebabnya.

(Dan ini indahnya kasih sayang Allah SWT. Bila DIA menghendakinya, Anda tidak perlu melakukan apapun untuk menerima anugerah-NYA, cukup dengan meminta langsung kepada-NYA, sesuai perintah-NYA.)

Aktifitas yang terilhami / terinspirasi


Jadi dengan meminta secara langsung LEBIH DAHULU, semua tindakan kita sekarang, mau tidak mau, baik kita lakukan dengan sadar atas kemauan sendiri ataupun yang tanpa sadar "terilhami", secara tidak langsung akan "dibimbing" oleh daftar permintaan kita kepada Tuhan yang telah kita buat sebelumnya.

Menjalani hidup sukses seperti ini tentu berbeda dari kebanyakan manusia yang pergi bekerja dengan penuh semangat dan harapan di pagi hari, tetapi bila di akhir hari tidak mencapai hasil seperti yang diinginkan, baru mereka menengadahkan tangan dan meminta kepada Tuhan.

"Tuhan, aku telah bekerja keras, kenapa tidak KAU tolong aku?"

Saya sering membayangkan bagaimana Tuhan bereaksi terhadap "tuduhan" macam ini. (Jelas bayangan saya sangat tidak mewakili apapun tentang Tuhan, karena kodrat saya yang hanya sebagai sekedar makhluk). Tapi sering terbayang oleh pikiran kecil saya bahwa Tuhan mungkin akan tersenyum geli, dan berkata, "Ooh..kamu tadi itu minta tolong, tho? Kok gak ngomong, main nyelonong aja. Lalu sekarang nyalahin saya."

Ya, pembaca, kalau Anda ingin setiap aktifitas Anda dibimbing Tuhan dan karenanya hasilnya bisa dijamin, dengan kata lain kalau Anda benar-benar ingin bisa menjalani hidup sukses, maka Anda harus memintanya secara spesifik, terlebih dahulu.

Bukan karena Tuhan tidak tahu apa yang Anda mau, tetapi, memintanya secara eksplisit terlebih dahulu seperti ini "memaksa" Anda sendiri agar tahu apa yang Anda mau, sebelum Anda mulai.

Sehingga rutinitas kehidupan kita sekarang bukan lagi sekedar rutinitas yang asal mengisi waktu dan menghabiskan umur kita, tetapi aktifitas yang bermakna, karena sekarang dilandasi KESADARAN PENUH akan tujuan dan keinginan yang hendak kita capai.

Ini yang saya maksud dengan aktifitas yang terilhami/terinspirasi yang berbeda sekali dengan sekedar rutinitas sehari-hari.

Anda sekarang menjalani hidup Anda seperti biasa tetapi dengan semua kegiatan di dalamnya masuk dalam batas-batas (parameter) dari permohonan yang telah Anda ajukan sendiri kepada Tuhan SEBELUM Anda melakukannya, bukan setelah semua lewat sia-sia.

Inilah yang saya sebut "menjalani hidup sukses" itu. Hidup dengan sebuah tujuan pasti, bukan hidup penuh dengan penyesalan atau keluhan akan yang telah terjadi.

Hidup seperti ini juga berarti hidup yang mengikuti Hukum Pengharapan (Law of Expectation).

PENTING !! Fungsi melakukan aktifitas normal sehari-hari

Setelah Anda meminta, penting sekali Anda tetap melakukan aktifitas sehari-hari seperti biasa karena inilah yang sering dijadikan sarana oleh Tuhan untuk memberikan apa yang kita minta.

Walaupun di dunia ini mungkin banyak "mukjizat" yang "aneh", tetapi kebanyakan "mukjizat" yang diberikan Tuhan pada kita adalah sesuatu yang wajar sesuai dengan kewajaran hidup kita.

Misalnya: ketika hendak memberi Anda rejeki banyak, walaupun bisa, tapi kemungkinan besar Tuhan tidak akan menurunkannya sebagai mukjizat hujan uang dari langit. (baca lagi rahasia sukses langkah demi langkah)

Kecuali ada maksud lain yang kita sering tidak paham, Tuhan biasanya akan memakai jalan yang "wajar" untuk ukuran kita dalam memberikan rejeki-NYA.

Karena itu, penting untuk Anda mempertahankan kegiatan keseharian Anda, dan tidak kemudian berhenti bekerja dan menunggu saja di rumah.

Ini yang disebut sebagai usaha atau ikhtiyar. Tapi, untuk menjalani hidup yang sukses, usaha/ikhtiyar ini ada di urutan kedua setelah Anda meminta lebih dahulu. (Jangan terbalik ya !)

Law of expectation menggariskan kepada Anda untuk meminta lebih dahulu sebelum mengambil tindakan untuk berusaha.

Jadi sesudah meminta, salah satu usaha yang bisa Anda ambil adalah mempertahankan kegiatan harian Anda, agar ada jalan untuk Tuhan mengabulkan permintaan Anda.

Ini bukan karena Tuhan tidak bisa memakai jalan yang ajaib, tetapi karena hidup kita ini berlangsung atas dasar 'kewajaran' bukan keajaiban terus menerus.

Contoh Kasus

Sekitar empat tahun lalu ketika baru mengenal sistem meminta ini, penghasilan saya masih kepala 2 - 3 jutaan. (Dan ini sudah besar, lho, mengingat saya hanyalah seorang guru.)

Tetapi, setiap bulannya saya memberi dengan jumlah yang "berani". Dan saya juga meminta dengan "berani" kepada Tuhan, salah satunya meminta sebuah rumah milik sendiri yang dekat dengan tempat kerja.

Sebuah situasi yang agak sulit menurut hitungan rasional saya yang terbatas. Karena perumahan di daerah Bintaro sudah ratusan juta semua harganya.

Tetapi karena setelah meminta beberapa kali agar diberi petunjuk apa yang harus saya lakukan, saya tetap tidak mendapat petunjuk untuk mencari sumber penghasilan baru, maka saya bertahan di tempat kerja lama.

Saya tetap menjalankan kewajiban saya sebagai guru, tetap meminta dan memberi sebagaimana biasa, sepenuhnya yakin bahwa Tuhan sedang mencarikan jalan yang sesuai dengan kondisi saya untuk mengabulkan permintaan saya.

Ternyata benar, waktu tahun ajaran baru, gaji saya meningkat 100% karena adanya perubahan dalam sistem penggajian di kantor, sesuatu yang tidak pernah saya perkirakan sebelumnya. Lalu pada saat yang sama saya juga mendapat promosi kenaikan jabatan yang memiliki tunjangan sangat besar.

Sungguh spektakuler, gaji saya mulai bulan itu dan seterusnya berlipat hampir tiga kali dari sebelumnya sehingga saya bisa mengajukan KPR sebuah rumah yang harganya ratusan juta dengan DP sangat minim. Belum lagi sekolah juga membantu dengan meminjamkan uang DP-nya tanpa bunga sama sekali.

Sebulan penuh saya ternganga, takjub merasakan bahwa "campur tangan" Tuhan sungguh luar biasa. Bahwa kalau dihitung-hitung, kenaikan gaji saya tersebut sebanding dengan imbalan pemberian saya selama ini dan bahwa kenaikan gaji tersebut memungkinkan saya mendapatkan permintaan saya.

Saat itu, jalan paling wajar untuk saya bisa menerima pemberian Tuhan adalah melalui jalur gaji tetap dari pekerjaan saya, bukan dengan menang kontes atau undian yang memang tidak pernah saya ikuti.

Poin yang hendak saya sampaikan adalah bahwa bisa jadi Anda akan mendapat mukjizat ajaib tidak terduga, tetapi bisa jadi juga atifitas hidup sehari-hari yang selama ini sudah Anda tekunilah yang menjadi wahana Tuhan mengirimkan pemberian-NYA.

Anda tidak pernah tahu rencana-NYA. Jadi jangan pernah mengambil keputusan tanpa memohon petunjuk dan inspirasi-Nya lebih dahulu dengan jalan menuliskan permintaan Anda.

Jadi, sesudah meminta, tetap jalani hidup Anda seperti biasa, tetapi sambil memperhatikan "inspirasi" yang dikirimkan-Nya melalui kata hati atau intuisi kita.

In a nutshell:

Kesimpulannya, selalu mulai hari/aktifitas Anda dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu (menuliskan apa yang Anda minta akan hari/kegiatan Anda tersebut), sehingga sesudahnya semua tindakan yang Anda lakukan adalah tindakan yang, insya'allah, "terilhami" sebagaimana bunyi parameter permohonan Anda tadi.

~ S uksesTotal.com ~

Setelah menjalani hidup sukses seperti biasa, pastikan Anda melakukan satu hal yang sangat penting untuk kesuksesan hidup Anda berikut ini, yaitu bergembira, melakukan hal-hal yang menyenangkan.

"Tidak. Anda tidak salah baca, kok".

Bersenang-senang memang satu komponen penting untuk bisa menikmati kesuksesan yang sedang Anda cari. Tidak percaya?

Baca penjelasannya di sini.


Mencari sesuatu di web? Hemat waktu Anda. Gunakan mesin pencarian Google di bawah ini.



Loading




Salam Sukses Selalu,
astuti's signature

send this page to a friend


New! Komentar

   orang telah memberi komentar. Sekarang giliran Anda.


Return to top




Return to top


©SuksesTotal.com: 2009. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.


Copyright Notice:

Hak cipta semua materi/tulisan dalam website ini adalah
milik: Sri Astuti , Copyright © 2009-2019,
(atau penulis lain yang tertera dalam byline, bila ada),
dan karenanya tidak boleh dikutip, disadur, diperbanyak,
dimuat di tempat lain, atau sejenisnya, dengan segala cara
tanpa ijin dari penulis.
All rights reserved.

Misi Sukses

  • Bila Anda menemukan manfaat di website ini, pertimbangkan untuk memberi donasi. Tidak ada jumlah yang terlalu kecil untuk sebuah pemberian.

    Untuk transfer bank dalam negeri, klik di sini.

    Atau gunakan tombol PAYPAL yang praktis, cepat & aman ini.

    Terima kasih atas semua dukungan Anda.

Hot Articles

Hot News

  • Unique Visitors dari Agustus 09:

Bergabung

  • Dapatkan, GRATIS, 7 BAB PERTAMA buku Manual Lengkap Sukses Total, FREE !!!:
    Email

    Name

    Then


    Your e-mail address is totally secure.
    I use it only to send you "SUCCESS Ezine".