header

Klik di sini untuk kembali ke Arsip / Daftar Pertanyaan.

Pertanyaan #9: Bolehkah meminta yang muluk-muluk?



Mbak Sri,

Ada pertanyaan lagi.

Pada saat kita membuat daftar permintaan, apakah boleh meminta yang sebesar-besarnya? dengan kata lain yang semuluk-muluknya?

Misalnya ingin punya penghasilan 1 M per bulan. Sedangkan banyak pakar menyarankan untuk membuat target yang "Measurable dan achievable". Dengan kata lain harus mulai dari yang kecil-kecil dulu atau secara bertahap. Mulai dari 5, 10 juta, 50 juta, 100 juta dst.

Tapi saya kok merasa Alloh itu maha kaya, jangankan 1 M, seisi dunia saja mungkin bisa diberikan pada kita. Saya merasa tidak ada salahnya meminta yang sebesar-besarnya. Mungkin tidak akan terwujud sekaligus, walaupun bukan hal mustahil bagi Alloh untuk memberikannya sekaligus.

Menurut mbak bagaimana?

 

Yep, you got it right there.

Anda benar sekali.

Allah mungkin memberikan berapa saja yang yang Anda minta, itu mudah bagi-Nya.

Dan ini sudah saya singgung sedikit di bagian stretch yourself. Serta di pelajaran tentang mengetahui yang Anda inginkan.

Ya, betul, Anda harus berani meminta dan berimajinasi melebihi kondisi Anda saat ini. Hanya itu cara Anda bisa keluar dari kungkungan kondisi hidup Anda saat ini.

Cuma yang mungkin dikhawatirkan para pakar tadi adalah bila karena tidak measurable dan achievable untuk KITA, maka bisa jadi bawah sadar kita sendiri yang akan tidak percaya akan kemungkinan dikabulkannya.

Dan akibatnya, pikiran kita sendirilah yang akan menyabotase keinginan kita tadi, dengan mungkin membisikkan hal-hal yang berisi keraguan, seperti, "mana mungkin kamu dapat 1 M kalau kerjamu cuma tukang sapu, atau guru, atau cuma jadi seorang ibu, misalnya begitu...

Nah kalau diri kita sendiri saja tidak yakin, ya memang akan sulit. Tuhan juga kan mengabulkan doa berdasarkan persangkaan kita, kan?

Mungkin itu alasan kenapa kita dianjurkan untuk menetapkan target yang "achievable" tadi.

Tetapi Anda benar juga karena doa kita, daftar permintaan yang kita buat bukanlah "target". Kita tidak sedang membuat goal atau target yang akan kita kejar sendiri nantinya pencapaiannya.

Dengan daftar permohonan kita itu, kita meminta Dari yang Maha Kaya, Sang Pencipta langsung, jadi ya boleh saja muluk-muluk.

Asal tadi ya, kita sendiri harus tetap yakin...

Nah bagaimana kita bisa yakin? Salah satu caranya ya dengan "memulurkan" diri tadi, dengan melebarkan wawasan dan pengalaman, dengan keluar dari lingkunan kita yang biasa-biasa saja tadi agar terekspose pengalaman lebih luas lagi. Ini memungkinkan terbukanya koneksi yang juga lebih luas lagi, sehingga ada jalan bagi pemberian Tuhan untuk mencapai kita.

Begitu penjelasan saya.

Keep on going. You are doing great...

Terus kunjungi halaman FAQ ini untuk menemukan jawaban-jawaban penting untuk pertanyaan-pertanyaan menarik pembaca lainnya.




Salam Sukses Selalu,

Sri Astuti

Seeing is NOT believing.
It is believing that will lead to seeing.

~ Sri Astuti, from various sources ~



Tell a Friend





©SuksesTotal.com: 2009. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.


Copyright Notice:

Hak cipta semua materi/tulisan dalam website ini adalah
milik: Sri Astuti , Copyright © 2009-2019,
(atau penulis lain yang tertera dalam byline, bila ada),
dan karenanya tidak boleh dikutip, disadur, diperbanyak,
dimuat di tempat lain, atau sejenisnya, dengan segala cara
tanpa ijin dari penulis.
All rights reserved.



straight & safe path for your life's journey
God sends you the roadsigns & makes safe the path of your wonderful life's journey.


  hot newsArticles:
Puluhan Inspirasi/Kata Mutiara tentang sukses, kekayaan dan kebahagiaan bisa Anda baca di sini. 21.5.09 (2.22 PM). SUPER NEW !
Beberapa pertanyaan menarik dari pembaca terjawab di sini. Anda bisa belajar darinya juga. 17.5.09 (10.00 PM). NEW !
Law of Attraction untuk kesuksesan hidup Anda. 2.5.09 (00.00 Midnight). NEW !
Terpaan masalah setelah memberi, meminta dan bersyukur. Kita harus bagaimana. 3.5.09 (2.56 AM). NEW !

Dapatkan, GRATIS, 7 BAB PERTAMA buku Manual Lengkap Sukses Total, FREE !!!:
Email

Name

Then


Your e-mail address is totally secure.
I use it only to send you "SUCCESS Ezine".



  • Akhirnya saya ketemu juga dengan sebuah sistem sukses yang menempatkan Tuhan pada posisi yang seharusnya, sebagai sumber dari segalanya. Sungguh indah, sebuah sistem sukses yang berlandaskan pada akidah dan iman pada Tuhan. --- Sita, Bandung.

    Sistem ini menempatkan Law of Attraction pada konteksnya lalu menjelaskannya dengan tuntas dan jelas, dengan bahasa yang membumi dan ilustrasi yang sangat gamblang sehingga tidak mungkin orang tidak paham.

    Jadi terbuka mata saya bahwa sebenarnya Law of Attraction itu bersumber dan merupakan bagian dari ajaran agama saya. --- Yusuf, Surabaya.

    Sistem ini memang sangat ampuh. Setelah saya tulis apa yang saya inginkan, yaitu diterima di sebuah universitas bergengsi di US, betul, seminggu kemudian saya mendapat surat penerimaannya.

    Padahal, ketika saya menulis itu, saya sudah dalam kondisi pasrah, karena menurut career counsellor saya, kemungkinan saya diterima di sana hanya 1 banding 300, karena nilai saya yang pas-pasan. --- Connie, Jakarta.



    [?] Langganan Situs ini

    XML RSS
    Add to GoogleAdd to My Yahoo!Add to My MSNAdd to NewsgatorSubscribe with Bloglines


    Bookmark Situs ini