Bila Uang selalu Kurang



Pertanyaan:

Salam kenal,

Saya menyukai artikel Anda. Hampir semuanya se-ide dengan saya yang penggemar buku motivasi dan gemar berderma sejak kecil.

Yang membedakan situs ini adalah pelajaran tentang "doa yang ditulis" dan saya langsung melaksanakannya. "Menulis doa" adalah ide yang sangat baik dan pertama kali saya menemukan gagasan ini dari situs Mbak.

Terima kasih banyak, suami saya pun sekarang memiliki buku doa.

Saya adalah orang yang royal dalam memberi, terutama kepada yang kurang beruntung. Tetapi, kenapa saya sering merasa kekurangan uang atau dana untuk saya sedekahkan kepada orang lain. Kadang untuk keperluan diri pun terlambat pemenuhannya.

Saya bayangkan kalo saya sekaya Tommy (bin Suharto, maksudnya), mungkin radius 2 km dari rumah saya tidak ada orang yang miskin apalagi kelaparan. Saya adalah orang yang tidak bisa tidur, kalo siang harinya saya tidak memberikan bantuan ketika ada yang memerlukannya.

Bagaimana ini Mbak jeritan hati untuk bisa menolong sekian banyak orang tapi aliran dana masuk kurang deras.

Saya bersyukur dari tahun ke tahun Allah memberi saya rejeki yang lebih baik daripada sebelumnya. Jadi sebenarnya saya tidak mengeluh tapi saya ingin berbuat lebih banyak lagi untuk orang-orang yang menderita, tetapi kenapa uang selalu kurang untuk tujuan ini.

Tolong balas ya, Mbak.

Mia, Johor, Mlsy.



Jawaban:

Salam kenal juga, mbak Mia,

Selamat datang di website saya. Terima kasih atas kunjungan dan respon positifnya.

Saya juga sangat salut dengan kepedulian dan kasih Mbak kepada sesama. Semoga Tuhan selalu memberi Mbak jalan untuk menyalurkan kedermawanan ("your big heart") tadi ke semua orang yang membutuhkan.

Ada beberapa poin penting yang saya ingin juga bisa menjadi perhatian Mbak dalam urusan ini.

Pertama, mengenai menuliskan doa, menurut saya, itu lebih dari sekedar ide yang baik.

Dalam kasus saya, misalnya, menuliskan doa inilah yang telah merubah hidup saya 180 derajat.

Tidak hanya dahulu saya miskin, tetapi saya juga sering kali terpaksa "meminta bantuan manusia" karena saya merasa saya tidak "punya cara" untuk meminta kepada Tuhan secara langsung.

Dahulu, setiap kali saya sholat, basah mukena saya bersimbah air mata. Tetapi, saya merasa pertolongan yang "real", yang konkret dari-Nya tidak pernah ada.

Jadi saya juga tiada habis menangis, "curhat" kepada teman-teman saya. Meminta pertolongan mereka. Teman yang sering juga tidak memiliki kemampuan menolong saya.

Setelah mengenal cara berdoa ini, hampir tiada masalah yang tidak terselesaikan.

Ketika masalah datang, alih-alih menangis atau curhat ke teman, saya ambil buku doa, saya tulis permintaan saya.

Dan ajaib, Tuhan segera mengirimkan bantuan-Nya, sering dengan seketika itu pula. Dengan berbagai cara. Dengan konkret, bisa saya rasakan.

Jadi sekarang, tidak ada manusia yang bisa membuat saya kecewa lagi, karena kalau saya tidak mendapatkan pertolongan dari mereka, maka saya tahu itu juga adalah kehendak Tuhan.

Ya, masa-masa menangis, sendiri, terpuruk dan kecewa saya, terhenti setelah mengenal cara ini.

Saya sedang menggarap sebuah buku yang mengajarkan teknik berdoa tingkat lanjut, dengan beberapa strategi dan tips tentang bagaimana menulis doa untuk situasi tertentu. Karena situasi dan permasalahan setiap manusia memang sangat bervariasi. Mudah-mudahan segera selesai dan segera bisa membantu lebih banyak orang lain lagi.

Hal kedua, sistem ini adalah sistem hidup sukses yang lengkap. Tidak hanya satu sisi. Karenanya, kita juga harus mengikutinya dengan lengkap. Melaksanakan semua unsurnya dengan lengkap.

Tidak hanya Mbak harus memberi, tetapi Mbak juga harus menikmati hidup Mbak sendiri. Harus melakukan sesuatu yang menyenangkan diri Mbak sendiri dan, kadang, Mbak harus melepaskan orang untuk "menarik model kehidupan yang mereka inginkan" sendiri.

Hukum-hukum Universal untuk Sukses dan Kehidupan (misalnya Law of Attraction dan Law of Frequency) sudah menggariskan bahwa semua orang bisa menentukan model kehidupan yang ingin mereka tarik sendiri ke dalam hidup mereka.

Mau kaya, mau miskin, mereka bisa. Tinggal pilih sendiri.

Ini membuat semua orang memiliki tanggung jawab pribadi akan kehidupannya.

Dan semua orang memang memiliki tanggung jawab pribadi akan kehidupan mereka sendiri.

Kalau orang kaya nanti ditanya oleh Tuhan di alam sana akan apa yang dilakukannya dengan kekayaannya, maka orang miskin juga akan ditanya oleh Tuhan. Mereka juga akan dimintai pertanggung-jawaban akan kenapa mereka membiarkan diri mereka sendiri terpuruk ke dalam kemiskinan berkepanjangan. Usaha apa saja yang telah mereka lakukan? Apakah mereka menggantungkan diri pada pertolongan manusia atau meminta pertolongan Tuhan langsung? Dan sebagainya.

Jadi mari kita membantu, ini kewajiban dari sisi kita, tetapi akan lebih baik kalau kita berikan juga "kailnya". Bukan hanya "ikannya".

Pertama, karena dari sisi mereka, para kaum miskin tersebut juga punya kewajiban "mengail ikan" mereka sendiri.

Kedua, karena sebagai manusia "ikan" kita terbatas jumlahnya. Daya, harta, uang dan kemampuan kita untuk membantu orang lain terbatas. Jangan pernah merasa bersalah akan hal ini.

Justru ini sudah digariskan Tuhan. Sudah digariskan-Nya bahwa tidak ada manusia yang bisa menolong semua manusia lain di sekitarnya, karena mereka bukan Tuhan. Kemampuan menolong mereka ada batasnya. Sudah digariskan-Nya, bahwa tidak akan ada jumlah uang yang cukup untuk menyelamatkan dunia.

Tuhan sudah menggariskan ini dengan tujuan agar semua manusia, saya ulangi, semua manusia, baik yang kaya atau yang sangat miskin dan menderita, selalu meminta pertolongan hanya kepada Tuhan semata.

Hanya Tuhan, Allah SWT, yang bisa dan berhak menyelamatkan dunia.

Dan, kita juga harus yakin Tuhan Maha Penolong dan Penyayang akan semua makhluk-Nya, sehingga kita semua pasti dijaga-Nya kalau kita minta penjagaan-Nya.

Silahkan bantu semampu Mbak.

sayangi dirimu lebih dahulu
Sayangi dan rawat dirimu sendiri lebih dahulu.
Hanya dengan cara ini kau bisa menunaikan tugasmu
di dunia dengan baik. (from "Symphony of Love")

Tetapi keluarga dan diri sendiri juga hendaknya harus dicukupi, bahkan dengan lebih baik lagi.

Karena kalau Mbak sendiri sakit, kekurangan atau menderita, maka berkuranglah satu sarana Tuhan untuk menyalurkan bantuan-Nya, kan?

Kita baru akan bisa menolong orang lain kalau kita sudah bisa menolong diri sendiri.

Perasaan negatif bahwa sepertinya berapapun uang yang kita punya kok masih selalu kurang untuk membantu orang lain hanya akan menarik lebih banyak lagi perasaan kurang. Lebih banyak lagi kecemasan, kesedihan, kekhawatiran dan semua perasaan negatif lainnya.

Dan ini tidak akan membantu siapapun.

Perasaan kurang, merasa uang selalu kurang, akan menarik dan menimbulkan kondisi yang benar-benar kurang, soalnya.

Jadi fokuskan pikiran akan apa yang Mbak punyai dan mampu lakukan. Lakukan dengan gembira.

Lalu, untuk yang belum "kebagian rejeki" dari Mbak, pasrahkan ke tangan Kuasa Tuhan. Yakinlah Tuhan akan menjaga semua umat-Nya, termasuk mereka yang belum kebagian pertolongan dari Mbak.

Tuhan bahkan akan menjaga semua umat-Nya dengan cara terbaik-Nya.

Beberapa permintaan yang bisa Mbak tuliskan agar bisa merasa tenang, tidak merasa terbebani tanggung jawab melebihi kemampuan, antara lain:

  1. Aku menerima semua kondisi hidupku dengan ikhlas dan senang hati.
  2. Aku menyadari bahwa semua yang terjadi sudah digariskan-Nya.
  3. Aku memahami alasan semua kejadian yang terjadi padaku dan orang-orang di sekitarku.
  4. Aku selalu mendapat petunjuk Tuhan dalam semua tindakanku.
  5. Aku memahami pelajaran dari semua yang terjadi pada hidupku.
  6. Hidupku lengkah dan penuh kegembiraan.
  7. Aku tahu Tuhan menjaga semua orang.
  8. Aku percaya Tuhan melindungi dan menolong semua orang.


Ajarkan ilmu mengail ini

Lalu kalau memungkinkan, Mbak bisa pelan-pelan ajarkan kepada yang membutuhkan tadi, cara meminta langsung kepada Tuhan, agar mereka bisa lebih "mandiri".

Saya misalnya, sering kewalahan akan semua permintaan anak-anak saya. Wajar anak-anak. Dan naluri kita sebagai orang tua untuk memenuhi yang mereka minta.

Jadi begitu mereka bisa menulis dan paham penjelasan sederhana, saya ajarkan mereka cara menulis permintaan langsung mereka kepada Tuhan ini.

Dengan begitu mereka juga mulai bertanggung jawab akan kehidupan mereka sendiri dan menggantungkan diri sepenuhnya hanya kepada Tuhan.

Dan benar, lho. Bahkan apa yang ditulis anak-anakpun, dikabulkan Tuhan. Tuhan sudah berjanji.

Putri saya yang sekarang SD adalah penggemar berat boneka Barbie yang asli dan mahal.

my blackberry

Saya kewalahan membelikannya. Setiap ada Barbie model baru, dia pasti minta. Alih-alih melarang dengan mengatakan "Mama tidak punya uang" (jangan pernah mengatakan hal ini karena nanti menjadi kenyataan, lho), saya ajari dia untuk meminta langsung pada Tuhan.

Dan sejak itu saya nyaris tidak pernah lagi perlu membelikan dia boneka mahal ini. Selalu ada saja yang memberinya hadiah boneka ini. Atau kalau tidak, kalau dia malas menuliskannya, maka biasanya dia juga jadi tidak terlalu menginginkannya lagi.

Jadi ringan deh tugas saya. Saya tidak perlu menjadi "Tuhan" untuk anak saya. (Oh ya, sekarang ini, "proyek" anak saya adalah memiliki sebuah Blackberry Bold milik dia sendiri. Kita lihat saja nanti seberapa lama dikirimkannya oleh Tuhan, dan bagaimana caranya. Saya akan kabari Anda nanti ya).

Jadi begitu jawaban saya. Semoga membantu.

Enjoy this great life, great adventure. We are all always under Divine Protection.

Salam Sukses Selalu,
astuti's signature

send this page to a friend


New! Komentar

   orang telah memberi komentar. Sekarang giliran Anda.

Return to top




Return to top


©SuksesTotal.com: 2009. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.


Copyright Notice:

Hak cipta semua materi/tulisan dalam website ini adalah
milik: Sri Astuti , Copyright © 2009-2019,
(atau penulis lain yang tertera dalam byline, bila ada),
dan karenanya tidak boleh dikutip, disadur, diperbanyak,
dimuat di tempat lain, atau sejenisnya, dengan segala cara
tanpa ijin dari penulis.
All rights reserved.

Hot Articles

Hot News

  • Unique Visitors dari Agustus 09:

Misi Sukses

  • Bila Anda menemukan manfaat di website ini, pertimbangkan untuk memberi donasi. Tidak ada jumlah yang terlalu kecil untuk sebuah pemberian.

    Untuk transfer bank dalam negeri, klik di sini.

    Atau gunakan tombol PAYPAL yang praktis, cepat & aman ini.

    Terima kasih atas semua dukungan Anda.


Bergabung

  • Dapatkan, GRATIS, 7 BAB PERTAMA buku Manual Lengkap Sukses Total, FREE !!!:
    Email

    Name

    Then


    Your e-mail address is totally secure.
    I use it only to send you "SUCCESS Ezine".